Waelata – Pada Kamis, 2 Oktober 2025, Bupati Buru bersama para tokoh adat meresmikan Jalan Pontong yang menghubungkan Kecamatan Mako ke Waelata, Acara yang digelar di Desa Air Mendidih, Kecamatan Waeapo ini berlangsung khidmat dengan nuansa budaya yang kental.
Peresmian ditandai dengan pemotongan Pita oleh Bupati Buru, disaksikan tokoh adat, pemerintah daerah, serta masyarakat sekitar,kehadiran para tokoh adat dengan busana tenun dan ikat kepala khas daerah menambah makna tersendiri pada acara tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pembangunan jalan ini bertujuan untuk mempermudah akses transportasi antar kecamatan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Buru, untuk menambahkan incam pendapatan daerah dengan adanya jalan penghubung ini mobilitas warga diharapkan semakin lancar distribusi hasil pertanian lebih cepat dan kegiatan ekonomi masyarakat bisa berkembang pesat.
Masyarakat menyambut gembira peresmian ini karena selama ini akses antar wilayah cukup sulit ditempuh, kini jalan pontong diharapkan menjadi penghubung penting yang mempererat hubungan sosial dan ekonomi warga di dua kecamatan tersebut.
Masyarakat buru patut berbangga dengan diresmikannya Jalan Pontong yang menjadi akses penting bagi warga, peresmian berlangsung meriah dengan kehadiran Tokoh Adat pemerintah daerah serta kehadiran TNI dan Polri yang turut serta hadir memberikan dukungan.
Acara dimulai dengan doa bersama, dilanjutkan dengan sambutan dari tokoh adat Arifin Latbual SH.,yang menekankan pentingnya persatuan dalam pembangunan, “Jalan ini bukan
Akses transportasi, tetapi juga wujud kerja sama antara masyarakat, pemerintah serta aparat keamanan
semoga bermanfaat bagi generasi sekarang dan mendatang,” ungkap tokoh adat Arifin Latbual SH. dalam sambutannya.
Selain tokoh adat perwakilan pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan jalan pontong tersebut, diharapkan dengan dibukanya akses pontong baru ini mobilitas warga semakin lancar dan ekonomi lokal dapat berkembang lebih pesat.
Kehadiran TNI dan Polri dalam acara ini menjadi bukti nyata sinergitas antara aparat keamanan dengan masyarakat, mereka tidak hanya menjaga jalannya acara tetapi juga menunjukkan dukungan penuh terhadap pembangunan Infrastruktur di daerah Kab buru.
Masyarakat yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian acara, Dengan adanya jalan pontong baru warga optimis aktivitas sehari-hari, seperti distribusi hasil pertanian dan perikanan akan lebih mudah dilakukan.
Peresmian Jalan Pontong ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kemajuan wilayah sekaligus mempererat kebersamaan antara masyarakat, pemerintah dan aparat keamanan.
Kemudian acara dilanjutkan dengan pembakaran damar oleh para Tokoh Adat, dan disaksikan Bupati Dan Wakil Bupati buru.
Setelah itu Bupati dan Wakil Bupati buru beserta rombongan menaiki pontong yang baru diresmikan. “Tutup”
